dalam rangka memberikan bantuan langsung tunai bupati pasuruan menyempatkan diri melihat adanya sumber air panas di
Jumat, 19 Maret 2021
Selasa, 14 Januari 2020
Monitoring Tahab III tahun 2019 pembangunan Desa Randupitu Tepat Waktu
KIM GEMPAR-Program Kerja Desa dalam pembangunan selalu terpantau dan di harapkan rampung tepat waktu sesuai dengan jadwal yang di berikan ke TPK ( Tim Pengelola Kegiatan ). Desa Randupitu dalam pembangunan tahap III ini, Senin (13/01/2020) telah di laksanakan Monitoring oleh PMD Kecamatan Gempol. Dalam monitoring kali ini di hadiri langsung oleh Kasi PMD Kecamatan Gempol SUWANTO,SH berserta stafnya dan di dampingi oleh PLD ( Pendamping Lokal Desa) dan PD ( Pendamping Desa ) serta para TPK, perwakilan Dari BPD Desa Randupitu, Babinsa Desa dan juga Kepala Desa Randupitu H. SOdiq Widodo juga ikut terjun kelapangan saat monitoring tersebut.
Pembangunan Tahap III di Desa Randupitu sebanyak 8 titik lokasi yang di bangun yang berada di Dusun Gesing dan Babat di antaranya TPT RT01,2 RW. 06-TPT RT.03 RW.08-Paving RT. 01 RW. 09- saluran air RT.01 RW. 09 dan Jembatan di 3 Lokasi yang berbeda.
Suhardi, Anggota BDP Desa Randupitu mengatakan, pembangunan di Desa ini merupakan tanggung jawab kita semua baik dari pemerintah Desa selaku pelaksana Dari BPD selaku pengawas dan juga dari masyarakat yang juga selaku pemanfaat serta pengawas maka dari itu banguan tersebut merupakan tanggung jawab dan milik kita semua sehingga saya berharap semua masyarakat menjaga dan benar- benar di manfaatkan.
Menyikapi hasil dari pembangunan di Desa dari aparat juga bergerak dan memantau sehingga kerja sama antara desa dan Babinsa Desa maupun babinkabtibmas Desa saling sinergi karena merupakan jalur pengawasan pengunna Dana Desa. pembangunan di desa merupakan unsur dari kerja pemerintah desa sehingga semua perlu di awasi dan kalau sudah di bangunkan maka masyarakat juga harus berperaan yaitu menjaga dan memanfaatkan bangunan tersbut, karena bangunan ini merupakan usulan -usulan dari masyarakat sendiri melalui musyawarah Dusun dan Desa. ( oed )
Senin, 06 Januari 2020
Sepada Motor Roda Tiga Hadiah Dari DLH untuk Bank Sampah SEMAR
KIM Gempar, Menjadi perhatian khusus bagi Pemerintah kabupaten Pasuruan di bidang pengelolaan Sampah, Baik rumah tangga maupun yang lain. Sinergitas antara pemerintah pusat dan Desa selalu di tingkatkan dalam penanganan Sampah. Sampah sendiri bukan semerta merta jadi tanggung jawab khusus pemerintah namun sebagai masyarakat juga harus bertanggung jawab, namun kesadaran inilah yang seringkali di abaikan, oleh karena itu perlahan - lahan masyarakat khususnya di Desa Randupitu ini akan di sadarkan tentang pentingnya mengelola sampah.
M Fuad, Ketua Bank Sampah SEMAR mengatakan " Tidak mudah merubah pola pikir masyarakat khususnya di Desa Randupitu ini, kita perlu ekstra dalam menangani dan mengelola sampah, sebab itu dengan adanya Bank Sampah SEMAR ini saya yakin masyarakat akan mau dan mampu mengikuti alur program dari Bank Sampah SEMAR" katanya di sela-sela aktifitas pengelolaan sampah Randupitu, Senin ( 6/1/2020)
Masih kata M Fuad, program Bank Sampah SEMAR sangat panjang apalagi desa harus mengikuti dan menindak lanjuti Program Pak Bupati yaitu SDSB ( Satu Desa Satu Bank Sampah ) maka dengan ini pula kami sangat berterima kasih Kepada Pemerintahan Desa yang selalu menfasilitasi dan juga Pemerintah Kabupaten Pasuruan Khususnya DLH ( Dinas Lingkungan Hidup ) yang selalu memperhatikan kegiatan - kegiatan kami.
"Bank Sampah SEMAR hari ini mendapatkan Kendaraan Roda Tiga dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui DLH (Dinas Lingkungan Hidup) yang akan di gunakan untuk pelayanan kepada Nasabah Bank Sampah" Ungkap M. Sifaurokhman selaku SEKDES Desa Randupitu.
Di Desa Randupitu tidak hanya berdiri Bank sampah Semar melainkan juga ada KSM Pempes dimana kedua organisasi ini merupakan kesatuan yang bergerak di bidang mengelola sampah dan nama yang unik ini juga juga mengandung arti yaitu untuk PEMPES Community adalah kepanjangan dari Pemuda Peduli Sampah sedangkan SEMAR adalah Sejahterakan Masyarakat Randupitu. Pempes sendiri di pimpin oleh Masrufan dimana selain jadi ketua PEMPES Community juga sebagai wakil dari masyarakat yaitu BPD Desa Randupitu.
Berjalannyua Organisasi Pempes dan Bank Sampah Semar tidak luput dari para motifator dan pendamping, selain belajar sendiri organisasi ini juga di bina oleh FKPL( Forum Komunikasi Peduli Lingkungan ) kab. Pasuruan. Kedua Organisasi ini sangat aktif sehingga menyita perhatian dari para Dewan Perwakilan Rakyat salah satunya adalah bapak Samsul Hidayat salah satu anggota Dewan DPRD Kab Pasuruan yang sering sekali bergabung dan memberikan dukungan kepada kedua organisasi ini.
"Saya sangat berterima kasih kepada bapak Dewan yaitu bapak Samsul Hidayat yang telah mendengar dan memperhatikan kita selaku pegiat - pegiat sampah di desa, dengan ini fasilitas dan kebutuhan sudah hampir semuanya di penuhi, sehingga kami disini sangat merasa di bantu dan semakin semangat" Ungkap Masrufan, ketua PEMPES Community. (oed)
Sabtu, 28 Desember 2019
Desa Bulusari, Gelar Selamatan Desa di akhir Tahun 2019
Bulusari, Selamatan Desa
Bulusari merupakan agenda setiap tahun sekaligus memperingati Hari Jadi
Kabupaten Pasuruan 1090. Desa bulusari yang terkenal dengan wisata Prasasti Cunggrangini
merupakan seluk beluk lahirnya kabupaten Pasuruan.
Selamatan desa Bulusari yang di hadiri oleh MUSPIKA Kec Gempol, Tomas serta ibu-ibu PKK ini banyak acara di pagi hari slamatan tasyakuran, Siang ada Hiburan Musik, Hingga Malam Pentas seni dari Anak-anak, lawak Abiyoso dari Pondok Pesantren Ngalah Sengon agung, dan Pagelaran Wayang Kulit dengan dalang, Hasan Yulianto dari Sidoarjo.
“Bapak Ibu nanti malam wajib hadir, dalam serangkaian acara pentas seni, dan Pagelaran Wayang Kulit karena ini merupakan hajatan dan slamatan desa Bulusari” kata H Anang Priyono, Selaku Pj Kepala Desa Bulusari, Sabtu(28/12/2019)
Di sela – sela sambutan juga Camat Gempol H Moh Ridwan menyampaikan bahwa di Bulusari ini di awali dengan kegiatan yang baik dan positif yaitu slamatan Desa dan perlu di lanjutkan karena merupakan agenda yang bagus dan juga sebagai bentuk pemberdayaan kesenian di wilayah Kabupaten Pasuruan.
“Slamatan Desa ini memang ciri dari Orang Jawa khususnya di Pasuruan, dan di Desa Bulusari ini merupakan contoh desa yang masih memberdayakan Slamatan Desa, katanya”.
sementara itu Camat Gempol juga menyampaikan pisah
Kenang karena Pak Camat di Tahun depan sudah tidak bertugas lagi di Kecamatan
Gempol. “ Saya juga menyampaikan bahwasannya saya mendapatkan tugas baru dari
Bapak Bupati yaitu sebagai Kepala Dinas Kearsipan mulai tahun depan, maka dari
itu sekaligus saya pamit dan mohon maaf selama jadi camat kurang lebih enam
tahun setengah di kec Gempol apabila ada salah kata baik perbuatan saya Mohon
Maaf” ungkapnya.
Dengan adanya slamatan Desa besar harapan Desa bulusari menjadi desa yang aman Sejahtera dan maslahat, apalagi juga memiliki Kepala Desa Baru sehingga perjalanan dalam pelayanan kepada masyarakat menjadi lancar dan seluruh jajaran perangkat desa diberikan kesehatan sehingga mampu dan bisa menjalankan tugas sebagai abdi Negara yaitu perangkat desa. ( oed)
Minggu, 22 Desember 2019
Mewujudkan Tertib Adminitrasi dan Keamanan Lingkungan, Pemerintah Desa Randupitu Gelar Pembinaan RT, RW dan LINMAS
Randu7- Pemerintah Desa Randupitu Kecamatan Gempol mengumpulkan seluruh
ketua RT, RW dan LINMAS. Mereka mendapat pembinaan untuk memberikan pelayanan
maksimal kepada masyarakat. Menjadi salah satu tanggung jawab dan pemberdayaan bagi
RT, RW Dan LINMAS yang merupakan salah
satu unsur dari pemerintahan desa. Dalam meningkatkan mutu kualitas dalam
mewujudkan peran Petugas RT, RW dan LINMAS Pemerintah Desa Randupitu melalui
program Kerja menggelar Pimbinaan Adminitrasi dan Keamanan Lingkungan.
Hadir dalam Pembinaan itu dari
unsur BPD, LPM, RT, RW dan LINMAS serta tokoh masyarakat lainnya. Dalam pembinaan
kali ini fokus terhadap adminitrasi yaitu tugas dan fungsi serta peran dari RT,
RW dan LINMAS
Kepala Desa Randupitu H Sodiq
Widodo mengatakan, selain memberikan Insentif, para Ketua RT, RW dan LINMAS
yang ada ini juga diberikan pemahaman. Dimana mereka diharapkan memberikan
pelayanan maksimal kepada masyarakat terutama informasi setelah diadakan rapat
di Desa. “ Kami juga berharap kepada mereka mengerti akan tugas dan tanggung
jawab yang di berikan oleh Desa katanya, Sabtu (21/12/2019).
Menurut H. Sodiq Widodo, kenapa
pemahan dan meneruskan informasi kepada masyarakat itu penting dan perlu di
lakukan, karena saat ini masih banyak RT, RW dan LINMAS yang belum maksimal di
karenakan belum paham akan tugas pokok dan fungsinya ( Tupoksi) mereka. Dan
juga berharap apabila ada undangan dari Desa mohon untuk di perhatikan seperti
Pembinaan ini, sehingga mereka bisa bersenergi dengan Kepala Desa dan perangkat
desa lainnya. “Dengan begitu, nantinya permasalahan di wilayah dapat
diselesaikan dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Moh Sifaurokhman, Selaku SEKDES dari Pembinaan
Bagi Ketua RT, RW, dan LINMAS ini, berharap para peserta kegiatan menjalani
komitmen yang telah dilakukan untuk berinovasi, menggali potensi, dan
berkolaborasi dengan masyarakat. Tujuannya, untuk bisa menjadikan wilayah
masing-masing lebih menarik kedepannya.
“Kami juga berharap kepada Ketua RT, RW dan LINMAS mengikuti Program
Pemerintah Daerah yang di berikan kepada pemerintah Desa yaitu Desa Bersih
bebas dari sampah dimana Pemerintah Desa telah membentuk KSM ( Kelompok Swadaya
Masyarakat) yaitu PEMPES COMMUNITY ( Pemuda Peduli Sampah ) yang bertugas
langsung menangani pengelolaan sampah, artinya mengajak semua ikut membuang
sampah di KSM PEMPES COMMUNITY,” Kata SEKDES. (kakzu)
Minggu, 24 November 2019
Terus Dengungkan Satu Desa Satu Bank Sampah
Salah satu program unggulan Pemkab Pasuruan “SDSB” atau Satu Desa Satu Bank Sampah, menunjukkan keberhasilannya.
Secara terus menerus, desa-desa di Kabupaten Pasuruan sudah banyak
yang memiliki Bank Sampah yang tak hanya mengajak masyarakat untuk
memilah dan menabung sampah. Melainkan terbukti berhasil dalam
memberdayakan masyarakat sekitar.
Seperti yang dilakukan oleh Pempes Community (Komunitas Pemuda Peduli
Sampah) di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol. Sejak didirikan tahun 2018
lalu, kebiasaan masyarakat sudah mulai beralih, dari yang membuang
sampah asal-asalan menjadi suka memilah sampah berdasarkan jenisnya.
Masrufan, Ketua KSM Komunitas Pempes Randupitu mengatakan, mindset
masyarakat sudah beralih dari yang hanya membuang sampah saja, menjadi
terbiasa memilah sebelum membuang sampah yang tak bisa didaur ulang.
“Senang sekali melihat warga Randupitu yang betul-betul memanfaatkan
Bank Sampah, ya meskipun jumlah warga tidak terlalu banyak seperti yang
kami harapkan,” katanya di sela-sela acara Anniversary KSM Pempes
Community, di Dusun Babat, Desa Randupitu, Minggu (24/11/2019) pagi.
Hingga saat ini, jumlah warga yang memanfaatkan Bank Sampah tidak
terlalu banyak, yakni masih di kisaran 50-an KK. Masrufan optimis,
jumlah warga yang berpartisipasi dalam Bank Sampah akan terus bertambah.
“Saya yakin akan terus meningkat, karena banyak keuntungannya kalau
kita betul-betul memanfaatkan Bank Sampah. Selain membantu pemerintah
dalam mengurangi timbunan sampah, kalau kita berpartisipasi, maka sampah
kita diganti dengan uang,” tandasnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Bupati Pasuruan, HM Irsyad
Yusuf juga meresmikan operasional Gedung Bank Sampah Semar
(Sejahterakan Masyarakat Randupitu). Pembangunan gedung tersebut didanai
Pemkab Pasuruan melalui APBD tahun 2019 dengan anggaran sebesar Rp 200
juta.
Dalam sambutannya, Irsyad menghimbau agar gedung tersebut betul-betul
dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Terlebih dalam tujuannya untuk
membantu pemerintah dalam upaya penanggulangan akan volume sampah yang
terus bertambah setiap waktunya.
“Meski gedungnya tidak terlalu besar, tapi yang paling penting adalah
pemanfaatannya. Bisa digunakan untuk koordinasi dan komunikasi dalam
kegiatan Bank Sampah,” ucapnya.
Tak hanya itu, Irsyad juga meminta agar di sekitar gedung ditanami
banyak pohon penghijauan. Sehingga keberadaan Bank Sampah bisa
bersinergi dengan upaya pelestarian lingkungan sekitar.
“Saya lihat masih belum ada pohon rindangnya di sini. Sebentar lagi
musim penghujan, jadi tepat sekali untuk ditanami banyak pohon di
sekitar gedung. Kalau hijau royo-royo, seneng lihatnya,” tegasnya.
(emil)
Minggu, 17 November 2019
Jamiyah Majelis Ta'lim "Minhaajul Falaah",Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW
Jamiyah Majelis Ta'lim "Minhaajul Falaah" adakan Pengajian Umum untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kegiatan itu berlangsung di depan pondok Pesentren Minhaajul Falaah Dusun Gesing Desa Randupitu yang di asuh oleh H Syukron Wafa' atau yang di kenal dengan Gus Slamet. Peringatan Maulid Nabi ini di hadiri ratusan Jamiyah baik dari Lingkungan maupun tetangga Desa.
Minggu (17/11/2019) acara yang di kemas dengan Pengajian Umum ini di awali dengan bacaan sholawat oleh ibu-ibu jamiyah dan para santriwati Pondok Pesantren Minhaajul Falaah. Pengajian Umum yang di isi oleh Ibu Hj. Elok Asiyah S.Pd dari Sidoarjo ini memukau para jamaah, dengan isi materi kehidupan sehari - hari yang telah di contohkan oleh Nabi Muhammad SAW. Ucapan terimakasih di sampaikan oleh pemuka Agama mewakili dari panitia pelaksana Achmad S.Ag. Saya mewakili Panitia Pelaksana Pengajian Umum di Jamiyah Majelis Ta'lim "Minhaajul Fallah" dan berterima kasih kepada semua masyarakat yang mendukung terlaksananya dan suksesnya acara ini atas semua bantuan baik fisik maupun materiil, " ucapa Bapak H. Achmad S.Ag dalam Sambutannya"
Dalam ceramah agama yang di sampaikan Ibu Hj Elok Asiyah S.Pd yang mengandung kisah tauladan Nabi Muhammad SAW serta pesan Nabi kepada umatnya merupakan perilaku umat manusia dalam kehidapan sehari - hari. Ada empat perkara yang oleh Baginda Nabi Muhammad SAW tidak pernah di tinggalkan apa itu, satu Selalu Dzikir Kepada Allah,ke dua Hatinya Khusuk dalam melaksanakan Sholat, ke tiga Menjadi Orang Sabar dan yang ke Empat Berbuat Baik itu pertama dari diri sendiri sebelum ke orang lain, ungkap Ibu Hj Elok Asiyah S.Pd
Sabtu, 16 November 2019
MONITORING PEMBANGUNAN TAHAB II 2019 DESA RANDUPITU TEPAT WAKTU
Pembangunan fisik merupakan program tahunan Desa Randupitu yang tercantum dalam APBDES tahun 2019. Kamis (14/11/19) Desa Randupitu bersama tim Pembangunan dari Kecamatan Gempol melaksanakan Monitoring Pembangunan Fisik di tahab II tahun 2019. Adapun kegiatan monitoring kali ini merupakan progres dari selesainya pembangunan Desa Randupitu yang tepat waktu dimana tahap II merupakan pembangunan yang harus di laksanakan Sebelum Bulan November di setiap tahunnya.
Dalam Monitoring kali ini Tim dari kecamatan yang di Pimpin Oleh Yuniar Asisten DPMD Kec Gempol selain itu ada Eko Subekti, Nasikhin, dan Rofiana merupakan Pendamping Desa. Dari Desa sendiri yang mengikuti monitoring semua TPK, SEKDES, serta Kaur Perencanaan.
Pembangunan Tahab II prioritas di 6 titik pembangunan yaitu Pavingisasi di dusun Gesing RT. 01 Rw. 08 Pavingisasi RT. 02 Rw. 08 Pavingiasi Rt 02 Rw. 09, Pavingisasi dusun Randupitu Rt. 03 Rw. 03 Dan TPT dua sisi di dusun Babat Rt. 03 Rw. 11. Pembangunan yang di laksanakan dengan sewa kelola di lakukan oleh masyarakat kali ini sesuai dengan Rab Usulan masyarakat baik dari volume atau tingkat spesifikasi. pada tahun 2019 kali ini terutama di tahab II saya mengharap semua yang terlibat dalam pembangunan baik TPK, Perencanaan maupun pekerja benar - benar melaksanakan sesuai dengan aturan dan spesifikasinya, terutama pada Volume Pembangunan yang sesuai dengan RAB Pengajuan ungkap Moh sifaurokhman selaku Sekdes Desa Randupitu yang juga ikut turun kelapangan. Selain itu berharap pembangunan ini juga bisa memperdayakan masyakarakat sekitar sehingga masyarakat bisa merasakan hasil dari pembangunan.
Pada kesempatan kali ini Eko Subekti juga Tim Pendamping Desa mengungkapkan " Pembangunan Desa Randupitu tepat waktu artinya sesuai dengan jadwal pembangunan di Desa. tidak hanya pembangunan secara fisik yang di tuntaskan di Desa Randupitu ada beberapa pemberdayaan yang di lakukan untuk meningkatkan kapasitas Masyarakat.
Anggaran Desa yang tertuang di APBDES Desa Randupitu tidak hanya untuk pembangunan fisik saja, melainkan ada beberapa pembangunan pemberdayaan Masyarakat Desa, salah satunya adalah peningkatan kapasitas untuk PKK, KUB, Karang Taruna, lebih - lebih pada tahun ini kami akan fokus pada inovasi desa yang mana inovasi desa ini akan kami fokus pada Pengelolaan Sampah, ungkap H. Sodiq Widodo Selaku Kepala Desa karena merupakan program dari Bupati Pasuruan SDSB ( Satu Desa Satu Bank Sampah ). Tidak hanya di pengelolaan Sampah saya juga akan mengfasilitasi Pasar Desa menjadi tempat kuliner seperti di tempat kuliner yang sudah ada, agar mampu mengoperasikan perekonomian warga di Desa Randupitu"imbuhnya"Sabtu, 09 November 2019
Pemkab Pasuruan Sayangkan Pemberitaan Media Online Nasional Yang Sebut Nama Bupati Pasuruan Dalam Kejadian Ambruknya SDN Gentong
Adanya pemberitaan di beberapa situs nasional yang menyebutkan nama Bupati Pasuruan terseret dalam pusaran orang-orang yang diperiksa oleh kepolisian atas kejadian ambruknya 4 ruang kelas di SDN Gentong Kota Pasuruan, Selasa (05/11/2019) lalu, sangat disesalkan.
Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Kepala Dinas Kominfo, Syaifudin Ahmad menegaskan bahwa semua pemberitaan yang menyebutkan nama Bupati Pasuruan sebagai salah satu yang diperiksa kepolisian, adalah tidak benar.
Menurutnya, Bupati Pasuruan adalah kepala daerah yang memimpin Kabupaten, bukan Kota. Sehingga tidak ada kaitannya apabila Bupati Pasuruan disangkut pautkan dengan kejadian yang mengakibatkan 1 guru dan 1 siswi meninggal dunia tersebut.
“Dari lokus kejadian saja sudah jelas bahwa ambruknya SDN Gentong itu ada di wilayah Kota Pasuruan. Dan Kota Pasuruan dipimpin oleh seorang Walikota, bukan Bupati,” kata Syaifudin saat ditemui di Pendopo Kabupaten Pasuruan, Sabtu (09/11/2019).
Atas nama Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf; Pemkab Pasuruan sangat menyayangkan semua pemberitaaan tersebut. Utamanya statement Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (8/11/2019) kemarin. Dalam pernyataannya, Dedi menyampaikan kepada media bahwa saksi yang diperiksa dari kejadian ambruknya 4 ruang kelas di SDN Gentong adalah mulai dari pihak sekolah, pimpinan proyek hingga Bupati Pasuruan dan beberapa saksi pihak sekolah dan masyarakat.
“Dalam kesempatan ini, kami atas nama Pemkab Pasuruan hanya ingin mengklarifikasi kepada media yang menyebutkan bahwa Bupati Pasuruan diperiksa. Itu semua tidak benar, karena beliau sedang sibuk melaksanakan berbagai macam kegiatan Pemkab Pasuruan,” ucap Syaifudin.
Oleh karenanya, Syaifudin meminta semua media untuk dapat merewrite atau membetulkan isi pemberitaan yang menyangkut nama Bupati Pasuruan dalam kejadian yang menggemparkan warga Kota Pasuruan itu.
“Ada beberapa media yang kami lihat. Seperti https://surabaya.bisnis.com/read/20191108/531/1168532/bupati-pasuruan-diperiksa-terkait-sekolah-ambruk https://www.antaranews.com/berita/1154347/polisi-periksa-bupati-pasuruan-terkait-penyelidikan-sekolah-ambruk https://www.wartaekonomi.co.id/read255694/kasus-sekolah-ambruk-bupati-pasuruan-bakal-jadi-tersangka.html Mohon untuk dibetulkan sebagaimana mestinya, silahkan konfirmasi ke Mabes Polri,” tegasnya. (emil)
Jumat, 08 November 2019
BAKORWIL III MALANG BEKALI KIM SE-KABUPATEN DAN KOTA PASURUAN DENGAN WORKSHOP INFOGRAFIS
Salah
satu tugas dari pada KIM merupakan penyampaian informasi, baik melalui media
cetak maupun media online, berbagai bentuk informasi di sajikan salah satunya
adalah dengan bentuk Infografis. Infografis belakangan ini semakin banyak
digunakan dalam urusan bisnis atau promosi baik dalam bentuk digital maupun
cetak. Bentuk dari Infrografis menyertakan Gambar dan text yang sangat
sederhana namun mudah di pahami. KIM sendiri adalah bagian daripada penyampain
informasi yang mudah di pahami oleh masyarakat. Kamis ( 07/11/2019) Badan
Koordinasi Wilayah Pemerintahan dan Pembangunan III Provinsi Jawa Timur Malang bersama
Dinas Kominfo Kab Pasuruan menyelenggarakan workshop East Java Super Corridor –
EJSC dengan tema “Infografis yang Informatif dan Solutif “ yang bertempat di
Hotel Horison Pasuruan
Hadir dalam acara terebut Kabid Kominfo Kabupaten Pasuruan Bu Tri Krisni Astuti, Perwakilan Bakorwil III Bapak Fendi Agung Nugroho, dan di ikuti oleh kurang lebih 75 peserta dari Kelompok Informasi Masyarakat dari kabupaten dan Kota Pasuruan.
Dalam
sambutan pembukaan bapak Fendi
menyampaikan tujuan kegiatan untuk meningkatkan SDM anggota KIM demi mewujudkan
Visi Misi Gubernur Jawa Timur yang tertuang dalam Nawa Bhakti Satya atau 9
Program Kerja Provinsi Jawa Timur” ungkap Fendi Agung Nugraha, AKS, MAP dari
Bakorwil Malang. Begitu juga yang di sampaikan Bu
Krisni salah satu penilaian lomba LCCK yang di wakili oleh KIM Suryaharapan
Desa ngempit juga ada materi tentang Infografis, maka dari itu kesempatan
workshop bagi KIM yang ada di Kabupaten dan Kota Pasuruan ini adalah mendalami
materi agar lebih mampu dan menguasai ” jelasnya.
Beberapa nara sumber profesional dalam materi workshop ini salah satunya adalah dari GNFI Bapak Ahyari Hananto dan Bapak Juang Muhamad Nugroho. Pada sesi pertama materi infografis yang di sampaikan oleh Ahyari Hananto memberi gambaran adanya MJC ( Melenial Job Center ) yang merupakan pekerja – pekerja melenial, tidak kalah seru di materi kedua oleh Narasumber muda Juang Muhamad Nugroho, selain materi juga memberikan praktek membuat infografis yang sangat sederhana namun terlihat elegan.
Workshop kali ini merupakan salah satu bentuk motifasi para KIM yang berada di kabupaten dan kota pasuruan khususnya bagi KIM Gempar desa Randupitu kec. Gempol yang merupakan salah satu peserta workshop. Seperti yang di sampaikan SUUDIN ZUHRI Sekretaris KIM Gempar “ Workshop kali ini sangat memotifasi dan memberikan solusi bagi saya sebagai pengurus KIM Gempar, karena dengan adanya infografis masyarakat lebih muda memahami karena konsep penyampaiannya lebih menarik “ jelasnya. (oedyn)
Hadir dalam acara terebut Kabid Kominfo Kabupaten Pasuruan Bu Tri Krisni Astuti, Perwakilan Bakorwil III Bapak Fendi Agung Nugroho, dan di ikuti oleh kurang lebih 75 peserta dari Kelompok Informasi Masyarakat dari kabupaten dan Kota Pasuruan.
Dalam
sambutan pembukaan bapak Fendi
menyampaikan tujuan kegiatan untuk meningkatkan SDM anggota KIM demi mewujudkan
Visi Misi Gubernur Jawa Timur yang tertuang dalam Nawa Bhakti Satya atau 9
Program Kerja Provinsi Jawa Timur” ungkap Fendi Agung Nugraha, AKS, MAP dari
Bakorwil Malang. Begitu juga yang di sampaikan Bu
Krisni salah satu penilaian lomba LCCK yang di wakili oleh KIM Suryaharapan
Desa ngempit juga ada materi tentang Infografis, maka dari itu kesempatan
workshop bagi KIM yang ada di Kabupaten dan Kota Pasuruan ini adalah mendalami
materi agar lebih mampu dan menguasai ” jelasnya.Beberapa nara sumber profesional dalam materi workshop ini salah satunya adalah dari GNFI Bapak Ahyari Hananto dan Bapak Juang Muhamad Nugroho. Pada sesi pertama materi infografis yang di sampaikan oleh Ahyari Hananto memberi gambaran adanya MJC ( Melenial Job Center ) yang merupakan pekerja – pekerja melenial, tidak kalah seru di materi kedua oleh Narasumber muda Juang Muhamad Nugroho, selain materi juga memberikan praktek membuat infografis yang sangat sederhana namun terlihat elegan.
Workshop kali ini merupakan salah satu bentuk motifasi para KIM yang berada di kabupaten dan kota pasuruan khususnya bagi KIM Gempar desa Randupitu kec. Gempol yang merupakan salah satu peserta workshop. Seperti yang di sampaikan SUUDIN ZUHRI Sekretaris KIM Gempar “ Workshop kali ini sangat memotifasi dan memberikan solusi bagi saya sebagai pengurus KIM Gempar, karena dengan adanya infografis masyarakat lebih muda memahami karena konsep penyampaiannya lebih menarik “ jelasnya. (oedyn)
Sabtu, 10 Agustus 2019
KORDINASI FKIM KECAMATAN DENGAN CAMAT GEMPOL
Mendekati Upacara peringatan Dirgahayu Republik Indonesia ke 74 Thn, Forum Komunikasi Informasi Masyarakat (FKIM) Kecamatan Gempol kordinasi dengan pimpinan kecamatan Gempol Bapak H.MOH RIDWAN. Seperti yang terlihat pada Jum'at (09/08/2019) FKIM yang memiliki nama FKIM Gempol Giat ini mendapat arahan baik dari Camat Gempol maupun Sekcam. Kegiatan kordinasi ini merupakan salah satu program kerja dari FKIM Gempol Giat untuk selalu mendukung dalam mempublikasikan dan mendokumentasikan kegiatan - kegiatan yang berada di kecamatan Gempol terutama kegiatan dari Bapak CAMAT sendiri.
selain FKIM Gempol Giat juga ada beberapa organisasi yang di undang dalam kordinasi kali ini seperti Karang Taruna Kecamatan dan KNPI semua di harapkan saling sinergi baik dalam kegiatan penyampaian informasi maupun dalam kegiatan di lapangan.
Forum KIM Kecamatan yang telah di di bentuk ini silakan saling kerja sama dengan Organisasi yang berada di Kec. Gempol dan juga dengan adanya KIM Kecamatan bisa membantu Desa - desa yang belum terbentuk KIM, ungkap H Nasir Sekcam Gempol,
Selain rapat kordinasi FKIM juga melaporkan dan memaparkan program-program kerja dan sekaligus hari itu di laksanakan pergantian kepengurusan Ketua FKIM Gempol Giat yang mana FKIM Gempol Giat yang pernah di Ketuai oleh Sdr Khafid kini di lanjutkan oleh Sdr Suudin Zuhri sekretaris dari KIM GEMPAR.
Dengan adanya perubahan ketua saya berharap KIM Kecamatan yang sudah di fasilitasi oleh Bapak Bupati Psuruan H Irsyad Yusuf melalui Dinas KOMINFO dengan fasilitas satu unit Komputer bisa lebih baik dan berkarya baik melalui tulisan yaitu berita dan informasi atau membantu Desa - desa dalam menggali potensi Desa tutur Bpak CAMAT Gempol H Moh Ridwan.
Dengan adanya Kordinasi ini FKIM Gempol Giat dan Camat Gempol bersepakat untuk membantu menggali Potensi - potensi desa dan membantu mempublikasikan kegiatan - kegiatan yang berada di desa sewilayah kecamatan Gempol ( oedyn)
Kamis, 04 Juli 2019
Sosialisasi Pelaksanaan Sensus Keluarga Sehat (KS) Desa Randupitu
Pertengahan Bulan Juli 2019 ini, Puskesmas Kepulungan akan melaksanakan Sensus Keluarga Sehat Di Desa Randupitu. Sensus ini akan dilaksanakan oleh tim dari Puskesmas Kepulungan beserta
Kader Asuh Desa Randupitu.
Senin, 01 Juli 2019
Pelatihan Jurnalistik Bagi Guru Sekolah oleh Mahasiswa UNESA
Mahasiswa yang melaksanakan kegiatan KKN ( Kulia kerja
nyata ) di desa randupitu ini sukses
melaksanakan Kegiatan Pelatihan Jurnalistik Bagi Guru Sekolah yang berada di
Desa Randupitu. Kegiatan itu terlaksana senin (1/1/2019) pelatihan ini
merupakan salah satu bentuk kegiatan Literasi sesuai dengan jurusan yang mereka
tekuni. Pelatihan jurnalistik yang di hadiri kurang lebih lima belas peserta
semua dari kalangan guru sekolah setingkat sekolah dasar dan Taman Kanak-kanak.
Pelatihan jurnalistik yang di
buka oleh Suudin Zuhri ( Kasi Pemerintahan ) berlangsung di pendopo balaidesa randupitu ini
merupakan trobosan pendidikan dan wawasan baru baik bagi dewan guru maupun
jajaran pemerintahan. Pelatihan jurnalistik ini merupakan bidang pembelajaran
yang harus di miliki seorang guru dan di harapakan para guru mampu menyerap
ilmu jurnalistik dari pemateri, ungkap Udin Nama akrabnya. Kegiatan jurnalistik
yang di isi oleh pemateri dari dosen UNESA ROJIL NUGROHO BAYU
AJI sekaligus menjadi Pembimbing mahasiswa KKN. Singkat materi dasar tentang
Jurnalistik dan praktek merupakan cara agar guru mudah menerima materi tentang
Jurnalistik.
Mahasiswa yang melaksanakan KKN
di desa randupitu ini sebanyak delapan belas orang, yang di ketuai oleh Ahmad
Baharuddin Ahmad menajadi satu kelompok KKN 169 yang terdiri dari beberapa
fakultas yang ada di UNESA memberikan nilai positif bagi desa Randupitu. Kegiatan
yang hari ini di laksanakan adalah program kegiatan kita yang salah satunya
dari program literasi yaitu Pelatihan Jurnalistik Bagi Tenaga Pendidik” ungkapa
Ike Peny Rendai yang juga menajdi anggota KKN UNESA 169. Dengan harapan agar
tenaga pendidik ini mampu menulis berita, artikel atau cerita dan mungkin bisa
menjadi salah satu kegiatan di luar jam sekolah bagi siswa-siswi untuk
reportasi atau menggali informasi.( udin)Kamis, 27 Juni 2019
Antusias, Kader Posyandu Balita Desa Randupitu membuat Vlog
Kegiatan Posyandu Balita Desa Randupitu rutin tiap bulannya kini diwarnai dengan kegiatan baru, yaitu membuat vlog saat kegiatan posyandu berlangsung. Hal ini dimulai ketika adanya pengumuman akan dilaksanakan Jambore Kader Posyandu Tingkat Propinsi. Oleh karena itu Dinkes Kabupaten Pasuruan melakukan seleksi dalam lomba vlog, lomba penyuluhan dan lomba mading. Untuk lomba vlog, setiap puskesmas wajib mengirimkan rekaman vlog 1 orang kader tentang kegiatan posyandu.
Kader Posyandu Balita desa Randupitu antusias untuk mengikuti lomba vlog ini, kendati mereka tidak pernah membuat vlog. Mereka mencoba untuk senatural mungkin membuat vlog ini. dengan kegiatan lomba vlog ini, menuntut Kader Posyandu Desa Randupitu untuk mengikuti teknologi saat ini yang menjadikan vlog sebagai sarana edukasi, publikasi dan hiburan. dan Walaupun tidak lolos dalam seleksi lomba vlog , tetapi Kader Posyandu Desa Randupitu berencana akan terus membuat vlog kegiatan untuk dijadikan dokumentasi maupun kegiatan edukasi.
Vlog Kegiatan Posyandu Desa Randupitu Pos 2 Randupitu
Vlog Kegiatan Posyandu Desa Randupitu Pos 2 Gesing
Link backsound Vlog : www.bensound.com
Senin, 28 Januari 2019
Merajut silatuhrahmi antar Perangkat Desa, PPDI Kabupaten Pasuruan gelar pertemuan bersama Perangkat Desa di Kabupaten Pasuruan.
Kegiatan PPDI kabupaten pasuruan setelah SILATNAS 141 senin(14/01/19) di Jakarta membuahkan hasil yang di inginkan oleh seluruh perangkat desa di Indonesia, terutama perangkat desa di Kabupaten pasuruan, pasalnya hasil SILATNAS tersebut di sampaikan oleh bapak Prisiden JOKO WIDODO yang akrab di sapa dengan pak Jokowi. Hasilnya bahwa Perangkat desa di seluruh Indonesia akan mendapatkan Gajian setara golongan IIA, yang di ketahui bahwa sebesar 1.926.000 Rupiah (sumber “bisnis.tempo.co” ). Dan juga perangkat desa akan mendapatkan kartu BPJS, dengan mendapat jawaban seperti itu Seluruh Perangkat Desa Indonesia yang tergabung dengan nama PPDI merasa lega dan lebih semangat lagi dalam bertugas di desa masing-masing.
Mengawali kegiatan SILATNAS 141, merasa senasib dan seperjuangan maka Ketua UMUM PPDI Kabupaten pasuruan, mengadakan kegiatan Pertemuan dengan Tema Merajut Silatuhrahmi Perangkat Desa Di kabupaten pasuruan. Kegiatan yang di laksanakan pada Minggu ( 27/01/19) bertempat di Rumah Kasun Betro Ibu Ririn, Desa Wonosunyo Kecamatan Gempol ini mendapat respon dari seluruh perangkat desa di kabupaten Pasuruan. Tentunya beberapa perangkat desa dari masing – masing kecamatan ada perwakilan terutama dari Korcam Prigen, Sukorejo, Purwosari, Pandaan, Purwodadi, Winongan, Gondang Wetan, Pasrepan, Rejoso,Nguling dan Gempol.
Kegiatan Merajut silatuhrahmi juga hadir Perwakilan dari PPDI Propinsi Ibu Dewi Masita. Saya sangat senang dan bangga dengan sahabat-sahabat perangkat desa di kabupaten Pasuruan ini karenanya dengan semangat para perangkat desa yang tergabung di PPDI ini bisa menjalin silatuhrahmi dan kekompakan demi nasib perangkat desa “ kata PAK SONHAJI KETUM PPDI Kab Pasuruan. Dan juga hadir jajaran pengurus PPDI Kabupaten Pasuruan SEKJEN PPDI Bapak M NURAI dan Bapan YUNUS tidak lupa pula seluruh ketua Korcam yang hadir “ sambut pak KETUM PPDI pula”
Dari acara merajut silatuhrahmi ini juga memberikan informasi terkait perkembangan hasil dari SILATNAS adapaun informasinya yang di sampaikan oleh KETUM PPDI bapak SONHAJI
- Mengenai keputusan SKB 4 menteri tentang Penghasilan Perangkat desa Pengurus Kabupaten mengambil sikap masih menunggu keputusan Pimpinan PPDI Pusat
- KETUM PPDI dan AKD akan berkordinasi dengan Bapak Bupati Pasuruan apabila Pemerintah Pusat tetap melaksanakan SKB 4 Menteri. Supaya SILTAP perangkat desa di Kabupaten Pasuruan tetap dan tidak ada penurunan dan supaya pemerintah segera merealisasikan Program BPJS kesehatan untuk Perangkat Desa
- Mengenai hasil SILATNAS Pengurus menginstruksikan kepada Korcam untuk lebih dewa menghadapai berbagai macam isu yang berkembang di dlam kepengurusan
- Pengurus PPDI Kabupaten akan mendata nama-nama KORDES dan Anggota untuk pembuatan KTA PPDI
- Pengurus akan segera melakukan kordinasi dengan Kecamatan yang belum terbentuk PPDI
- Mengenai isu DISPENDUK CAPIL Pengurus kabupaten sudah kordinasi dengan Asisten 1 dan sudah di tindaklanjuti mengunngu SK Mendagri
- Pengurus Kabupaten akan mefollow up tiap – tiap pengurus guna untuk lebih berkembangnya PPDI di kabupaten Pasuruan
Dengan informasi tersebut bahwa PPDI Kabupaten Pasuruan semakin solid dan Kompak di bawa Pimpinan KETUM PPDI Bapak SONHAJI. Kegiatan – kegiatan akan terus di lakukan seperti pertemuan rutin dan kordinasi agar PPDI semakin kokoh dan benar – benar menjadi perangkat desa yang bermutu dan berkualitas dalam pelayanan masyarkat.















